Jumat, 24 April 2026
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
Realitanya.com
  • Home
  • Kriminal
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Bisnis
  • Terikini
    Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026

    Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026

    Dukung Studi Geologi, STM Serahkan Sampel Inti Deposit Onto ke Universitas Muhammadiyah Mataram

    Dukung Studi Geologi, STM Serahkan Sampel Inti Deposit Onto ke Universitas Muhammadiyah Mataram

    Antisipasi Lonjakan MBG, MUI NTB Minta Standar Sembelih Halal Diperketat

    Antisipasi Lonjakan MBG, MUI NTB Minta Standar Sembelih Halal Diperketat

    ‎Kesaksian Nursalim di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk: Fakta Persidangan Luruskan Isu Keterlibatan Gubernur

    ‎Kesaksian Nursalim di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk: Fakta Persidangan Luruskan Isu Keterlibatan Gubernur

    Kesaksian Kunci Kepala BKAD NTB: Efisiensi 2025 Murni Diarahkan Pemprov dan DPRD sebagai Ikhtiar Pengentasan Kemiskinan, Bukan Bagi-Bagi Uang

    Kesaksian Kunci Kepala BKAD NTB: Efisiensi 2025 Murni Diarahkan Pemprov dan DPRD sebagai Ikhtiar Pengentasan Kemiskinan, Bukan Bagi-Bagi Uang

    Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

    Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

    IKLAN UCAPAN SELAMAT HARI PERS 2026

    IKLAN UCAPAN SELAMAT HARI PERS 2026

    Jaga Keberlanjutan Hutan Lindung, BKPH Wilayah VII Perkuat Kolaborasi dengan PT Sumbawa Timur Mining

    Jaga Keberlanjutan Hutan Lindung, BKPH Wilayah VII Perkuat Kolaborasi dengan PT Sumbawa Timur Mining

    Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026

    Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Kriminal
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Bisnis
  • Terikini
    Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026

    Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026

    Dukung Studi Geologi, STM Serahkan Sampel Inti Deposit Onto ke Universitas Muhammadiyah Mataram

    Dukung Studi Geologi, STM Serahkan Sampel Inti Deposit Onto ke Universitas Muhammadiyah Mataram

    Antisipasi Lonjakan MBG, MUI NTB Minta Standar Sembelih Halal Diperketat

    Antisipasi Lonjakan MBG, MUI NTB Minta Standar Sembelih Halal Diperketat

    ‎Kesaksian Nursalim di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk: Fakta Persidangan Luruskan Isu Keterlibatan Gubernur

    ‎Kesaksian Nursalim di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk: Fakta Persidangan Luruskan Isu Keterlibatan Gubernur

    Kesaksian Kunci Kepala BKAD NTB: Efisiensi 2025 Murni Diarahkan Pemprov dan DPRD sebagai Ikhtiar Pengentasan Kemiskinan, Bukan Bagi-Bagi Uang

    Kesaksian Kunci Kepala BKAD NTB: Efisiensi 2025 Murni Diarahkan Pemprov dan DPRD sebagai Ikhtiar Pengentasan Kemiskinan, Bukan Bagi-Bagi Uang

    Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

    Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

    IKLAN UCAPAN SELAMAT HARI PERS 2026

    IKLAN UCAPAN SELAMAT HARI PERS 2026

    Jaga Keberlanjutan Hutan Lindung, BKPH Wilayah VII Perkuat Kolaborasi dengan PT Sumbawa Timur Mining

    Jaga Keberlanjutan Hutan Lindung, BKPH Wilayah VII Perkuat Kolaborasi dengan PT Sumbawa Timur Mining

    Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026

    Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026

No Result
View All Result
Realitanya.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Kriminal
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Bisnis
  • Terikini
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Kabid Perikanan  Budidaya  Dislutkan Dompu:  Ketahui  Penyakit  Udang  Vaname   Yang  Sering  Merugikan Petambak

admin by admin
November 24, 2025
in Ekonomi
0
Kabid Perikanan  Budidaya  Dislutkan Dompu:  Ketahui  Penyakit  Udang  Vaname   Yang  Sering  Merugikan Petambak
0
SHARES
10
VIEWS
Bagikan Di FacebookBagikan Di TwitterBagikan Di Whatsapp
ADVERTISEMENT

Kabid Perikanan  BUdidaya  Dislutkan Dompui:  Ketahui  Penyakit  Udang  Vaname   Yang  Sering  Merugikan Petambak

 

Dompu, Realitanya. Com – Udang vaname merupakan komoditas perikanan budidaya yang sangat laris di indonesia. Hal tersebut dikarenakan udang vaname memiliki kelebihan dibanding beberapa spesies udang konsumsi yang lain. Demikian ungkap Kabid Perikanan Budidaya Dislutkan Dompu Nur Kumala, S.Pi.

 

Penyakit sangat mengancam budidaya udang vaname. Mengetahui penyakit udang vaname merupakan lankah awal dalam mengambil tindakan pencegahan dan pengobatan.

Kelebihan yang dimiliki oleh udang vaname diantaranya pertumbuhan yang cepat dan dapat dibudayakan dengan kepadatan yang tinggi. Sehingga dapat menguntungkan pelaku usaha budidaya udang ini.

Namun dalam beberapa tahun terakhir beberapa pelaku produksi udang vaname sempat mengalami kerugian. Penyebab kerugian tersebut karena hasil panen udang kurang dari target yang telah ditentukan, salah satu penyebabnya adalah infeksi bakteri pathogen yang menjangkit udang vaname.

Patogen merupakan organisme pembawa penyakit pada inang (udang). Patogen terdiri dari banyak mikroorganisme akuatik, seperti bakteri, virus, jamur, atau protozoa.

Sebenarnya banyak jenis pathogen yang hidup di tambak udang. Namun hal ini akan berbahaya jika pathogen tersebut bertambah jumlahnya. Pemicu bertambahnya jumlah patogen ada dua, yaitu kualitas air (atau lingkungan) yang buruk dan kondisi imun udang yang lemah.

Berikut merupakan jenis-jenis patogen pembawa penyakit udang vaname yang sering merugikan petambak di Indonesia.

Vibriosis merupakan penyakit bakterial yang sering menginfeksi udang vaname

Penyakit vibriosis merupakan infeksi bakterial yang sering  menyerang ekosistem tambak udang vaname. Bakteri vibriosis disebabkan oleh infeksi bakteri dari genus vibrio, seperti vibrio harveyii, vibrio parahaemolyticus, vibrio alginolyticus, dan sebagainya.

  1. Early mortality syndrome / acute hepatopancreatic necrosis disease(ems/ahpnd)

Dalam sebuah kasus ahpnd menginfeksi juvenil atau benur udang vaname dengan angka kematian 100 persen dalam kurun waktu 10 sampai 35 hari setelah ditebar. Bakteri vibrio parahaemolyticus, yang secara alami ditemukan di perairan pesisir dan muara dan menyebabkan ems/ahpnd, mengandung dua gen beracun yaitu pir a dan pir b. Non-v. jual rumah kota baru parahyangan

Gejala klinis yang ditunjukkan dari udang yang terkena bakteri vibrio parhaemolyticus yaitu kosongnya saluran pencernaan dan hepatopankreas berwarna pucat dan mengecil, kulit menjadi lunak, dan bintik hitam pada hepatopankreas. Kematian dapat terjadi pada hari ke-10 setelah tebar dan udang yang lemas tenggelam didasar kolam.

  1. 2. White feces disease(wfd)

Penyakit wfd (white feces disease) kebanyakan disebabkan oleh bakteri vibrio harveyii dan vibrio parahaemolyticus. Penyakit ini ditandai dengan keluarnya feses yang berwarna putih pada udang vaname.

Feses tersebut merupakan organ pencernaan udang yang rusak, lalu membusuk dan menyatu bersama dengan kotoran. Selain keluarnya feses yang berwarna putih, udang yang terinfeksi bakteri wfd akan mengambang di permukaan kolam dan tidak dapat berjalan di dasar kolam.

Penyakit akibat virus yang dapat menginfeksi udang vaname

  1. Infectious myonecrosis virus(imnv)

Imnv dikenal juga sebagai infectious myonecrosis virus yang merupakan virus yang sangat berbahaya dan dapat menginfeksi udang vaname. Infeksi imnv mampu membunuh hingga 70% populasi udang.

Penyakit imnv ini menjadi salah satu penyakit penting yang telah memengaruhi industri budidaya udang vaname baik di indonesia maupun di dunia. Penyakit myonecrosis biasanya terjadi secara akut di tambak dengan tingkat kematian yang tinggi dan gejala klinis pada udang muda, kemudian perjalanan penyakit menjadi kronis dengan tingkat kematian yang tinggi.

Gejala klinis udang yang terinfeksi imnv yaitu tubuh udang yang pucat (putih), terdapat warna merah hingga oranye mulai bagian kaki hingga ekor. Jika sudah parah, jaringan otot udang akan mati, terutama pada bagian hepatopankreas. Lalu pada segmen badan terdapat seperti gumpalan awan putih.

Pengujian imnv hanya bisa dilakukan skala laboratorium molecular dengan menggunakan pcr. Biasanya udang yang telah didiagnosa terkena penyakit ini akan langsung dilakukan pemanenan untuk mencegah virus ini menyebar dan mematikan seluruh populasi. Penyebaran virus ini erat kaitanya dengan salinitas yang rendah di tambak.

  1. 2. White spot syndrome virus(wssv)

Merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus berbentuk batang dan belum dapat diklasifikasikan. Keistimewaan virus ini memiliki resistensi terhadap reaksi fisika dan kimia, sehingga cukup sulit untuk dikendalikan penyebaranya.

Di indonesia, wssv menyerang dua spesies komoditas udang, yaitu udang windu (penaeus monodon) dan vaname (litopenaeus vannamei). Parahnya virus ini dapat menyerang berbagai ukuran kedua spesies udang tersebut, mulai dari benur hingga induk.

Secara morfologis, gejala klinis yang tampak pada udang yang terinfeksi virus wssv biasanya berbentuk titik hingga lingkaran kecil pada kulit, terkadang disertai oleh kemerahan pada seluruh tubuh,

Gejala tersebut disertai dengan membesarnya hepatopankreas dan berwarna putih kekuningan, hilangnya nafsu makan. Setelah beberapa hari terinfeksi, sebagian udang akan berenang di atas permukaan air pinggiran kolam.

Penyakit ini hanya bisa dideteksi secara molekular dengan menggunakan pcr (polymerase chain reaction)

  1. Tahura syndrome virus(tsv)

Dikenal sebagai sindrom taura yang disebabkan oleh virus tsv (taura syndrome virus). Virus ini pertama ditemukan di indonesia sekitar awal tahun 2000an, saat itu virus menyerang berbagai tambak di provinsi bali, jawa timur, dan kepulauan madura.

Menurut beberapa penelitian yang telah dilakukan, tsv menyerang udang vaname pada usia 14 hari hingga usia panen. Meskipun dampaknya tidak seperti virus-virus lain yang mematikan dengan cepat, kita harus berhati-hati dengan keberadaan virus tsv ini.

Keberadaan virus ini akan mematikan udang dengan cepat apabila terjadi infeksi sekunder. Maksudnya infeksi sekunder yaitu ada tambahan infeksi dari mikroorganisme lain dalam tambak udang vaname.

Udang yang terkena virus tsv menunjukkan gejala tubuh yang putih memucat dengan bercak hitam bermunculan di area tubuh udang. Selain itu organ pencernaan udang akan menjadi kosong dan hancur, karena udang yang terjangkit virus tidak ingin makan.

Penyebaran virus tsv biasanya akan cepat terjadi ketika siklus moulting, karena virus ini menyerang langsung kedalam jaringan ikat udang. Kanibalisme juga menjadi sebab dari virus ini menginfeksi populasi udang dengan cepat.

  1. 4. Infectious hypodermal and hematopoetic necrosis virus(ihhnv)

Salah satu jenis virus yang umum menyerang tambak udang vaname di indonesia. Infectious hypodermal and hematopoetic necrosis virus (ihhnv) yang menginfeksi udang memiliki gejala klinis yaitu udang menjadi  kerdil atau yang lebih dikenal dengan runt deforminty syndrome (rds) dan berbagai cacat kutikula udang, khususnya pada daerah rostrum, antena, dada, dan abdomen.

Selain cacat pada bagian anggota tubuh, udang yang terkena penyakit ihhnv juga menujukkan gejala perubahan warna menjadi lebih putih pada bagian otot abdomen. Terdapat pula memar pada bagian otot dan bentuk rostrum yang tidak sempurna. (adv)

Previous Post

Sejumlah Pasien DBD Dirawat RSUD Dompu

Next Post

Berkat Sinergi Sekwan dan Ketua DPRD Dompu, Optimal Kerja Perangkat Setwan

admin

admin

Related Posts

Sosialisasi APBD Provinsi NTB 2026
Ekonomi

Sosialisasi APBD Provinsi NTB 2026

by admin
Februari 27, 2026
Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026
Ekonomi

Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026

by admin
Februari 26, 2026
Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026
Ekonomi

Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026

by admin
Februari 23, 2026
Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026
Ekonomi

Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026

by admin
Februari 20, 2026
Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026
Ekonomi

Sosialisasi APBD Provinsi NTB Tahun 2026

by admin
Februari 13, 2026
Next Post
Berkat Sinergi Sekwan dan Ketua DPRD Dompu, Optimal Kerja Perangkat Setwan

Berkat Sinergi Sekwan dan Ketua DPRD Dompu, Optimal Kerja Perangkat Setwan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Sekwan Optimalkan Tugas dan Fungsi Tenaga PAMDAL

    Sekwan Optimalkan Tugas dan Fungsi Tenaga PAMDAL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dislutkan Dituding Sepihak Gelar Operasi Penertiban Jaring Waring Nelayan Desa Mbawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia’s Largest Fleet of Taxis Teams Up To Beat Ride-Hailing Apps

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • These Foods to Absolutely Avoid If You Want Clear, Glowing Skin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Sapi Tak Laku di Jakarta, Kadisnakwan Dompu Angkat Bicara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Chinese ‘Rooftopper’ Films His Own Death During Skyscraper Stunt

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips for staying happy during lockdown

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • A New Point-of-Sales Startup Race is Brewing in Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fashion Stories From Around The Web You Might Have Missed

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • COGNITO PT.STM Jaring Aspirasi Dari Jurnalis Dompu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Bisnis
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Terikini
Realitanya.com

Realitanya.com merupakan portal berita yang hadir dengan menyajikan berita secara lugas dan terpercaya

Categories

  • Bisnis
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Terikini

Informasi

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Syarat Penggunaan
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

© 2022 realitanya.com - Developed by Tokoweb.co

  • Login
  • Home
  • Kriminal
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Bisnis
  • Terikini

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In